Berita Terbaru
20 Februari 2025
Riset AASH: Ada Hubungan Kualitas Guru PAUD dan Perkembangan Anak
Temuan awal studi Action Against Stunting Hub (AASH) Indonesia yang dilakukan di Lombok Timur mengungkap adanya pengaruh antara kualitas guru PAUD (pendidikan anak usia dini) dan perkembangan anak. Dalam sosialisasi hasil studi AASH (13/2/2025) Ketua Tim Peneliti Komponen Pendidikan, Rita Anggorowati menyampaikan, “guru dengan gelar sarjana secara konsisten memperoleh skor lebih tinggi di semua domain pembelajaran dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki gelar sarjana."Hal ini menunjukkan bahwa kualifikasi pendidikan yang lebih tinggi berkontribusi pada pengalaman belajar yang lebih bermakna,” ungkap Rita.Dia menjelaskan, perbedaan skor antara guru dengan latar belakang pendidikan sarjana dan non sarjana menunjukkan pengaruh signifikan, dengan besaran efek berkisar antara 0.43 hingga 0.77 menunjukkan pengaruh kuat dari latar belakang pendidikan terhadap kualitas lingkungan pembelajaran.Studi itu juga tak hanya meneliti guru PAUD dibawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tetapi juga di bawah Kementerian Agama (Kemenag).Dari temuan awal diketahui bahwa guru yang mengajar di Raudhatul Athfal (RA) masih kurang mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan pelatihan yang mendukung pengembangan profesionalitasnya.“Variabilitas ini menekankan kebutuhan akan praktik dan sumber daya yang distandarisasi di semua satuan PAUD untuk memastikan kesempatan pendidikan yang setara,” jelas dia.Selain itu juga dari temuan penelitian kualitatif dengan pendekatan shared value, guru sudah memperoleh pemahaman lebih baik atau memperoleh kesempatan belajar lebih banyak, maka layanan diberikan bisa jauh lebih baik dari pada guru hanya tamatan SMA dan mengikuti kursus semata.Rita menambahkan dari sisi lingkungan pembelajaran juga diketahui bahwa layanan sanitasi dan air bersih yang baik, turut memengaruhi kualitas lingkungan pembelajaran yang mendukung perkembangan anak ke arah positif.Di sisi lain, pelibatan dan pemberdayaan orang tua melalui kegiatan lokakarya pendidikan serta penyampaian informasi rutin mengenai program dan kegiatan sekolah penting untuk diupayakan dalam meningkatkan tumbuh kembang dan kesiapan belajar anak.Widyaprada Ahli Utama Direktorat PAUD Ditjen PAUD Kemendikdasmen, Djajeng Baskoro menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam memperkuat pendidikan anak usia dini (PAUD) yang holistik dan integratif.Hingga saat ini, sebanyak 250 kabupaten/kota telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) terkait PAUD Holistik Integratif di Indonesia, menunjukkan semakin luasnya kesadaran akan pentingnya pendidikan anak usia dini."Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat, sosialisasi dilakukan kepada berbagai pihak, termasuk orang tua dan masyarakat luas. Literasi mengenai tumbuh kembang anak dan pengasuhan menjadi fokus utama dalam peningkatan kualitas pendidikan PAUD di Indonesia," katanyaKerja sama dengan sektor lain seperti POSMAS (Posyandu Masyarakat) serta kementerian terkait, khususnya Kementerian Kesehatan, menjadi bagian integral dalam memastikan layanan yang lebih baik.Salah satu aspek penting adalah pengawasan kualitas makanan tambahan yang diberikan di PAUD. Ketersediaan air bersih dan sanitasi yang memadai masih menjadi kendala besar dalam penyelenggaraan PAUD.Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Riset AASH: Ada Hubungan Kualitas Guru PAUD dan Perkembangan Anak", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/edu/read/2025/02/17/145428271/riset-aash-ada-hubungan-kualitas-guru-paud-dan-perkembangan-anak.Kompascom+ baca berita tanpa iklan: https://kmp.im/plus6Download aplikasi: https://kmp.im/app6
Selengkapnya